Cara Gurah mesin mobil Sendiri


Gurah mesin, Detox mobil, Carbon clean adalah proses pembersihan ruang bakar. Mengapa ruang bakar harus dibersihkan ? karena semakin bersih ruang bakar maka semakin baik pula terjadinya pembakaran. Dan ini akan berbanding lurus terhadap tenaga yang dihasilkan.

Proses pembakaran yang terjadi berulang - ulang akan menimbulkan kerak karbon yang menempel pada permukaan piston, sehingga hal ini sangat merugikan.

Proses pembersihan kerak karbon yang paling efektif adalah dengan metode gurah mesin. Karena metode pembersihan yang dilakukan adalah dengan menyedot kerak-kerak tersebut dengan pumpa vacum khusus. Jadi jika hanya mengandalkan carbon cleaner yang disemprokan dari saluran masuk ( intake manifold ), itu tidak akan maksimal karena tidak dapat mengangkat kerak - kerak yang menempel pada permukaan piston.


Cara Detox mesin mobil

1. Buka busi dari mesin , lalu di sesuai kan masing posisi piston untuk ruang bakar .

2. Masukan cairan carbon clean ke tiap tiap lubang busi. Tunggu sekitar 10-15 menit sampai cairan bereaksi menghancurkan kerak carbon.

3. Lalu di keluarkan kotoran yg sudah mencair dengan berbagai cara sehingga ruang bakar bersih kembali.

4.pasang kembali Busi ke tempat semula.

5 Lalu hidupkan mesin sampai kondisi mesin mobil normal kembali.

Sangat mudah bukan.....

Masing masing mobil berbeda beda jenis kotornya dari Carbon, ada yang sangat kotor atau pun kotor biasanya, tergantung dari perawatan mobil sebelumnya.

Sebaiknya untuk pengerjaan di lakukan oleh mekanik yg sudah mengerti.

Karena tidak semua bengkel dapat melalukan gurah mesin tersebut.

Untuk itu Kami dapat membantu dengan menghubungi di no WA 081297527188

Tempat kami di daerah Tambun Bekasi

Mandiri Autoservice

📍Bengkel Gurah mesin Carbon clean dan Purging diesel

Jln raya Pendidikan Mangunjaya Tambun Bekasi










cleaning carbon : intake Manipold, Egr dan throtle body All New Pajero sport. Booking service WA 081287527188

Pembersihan kerak carbon pada mobil All New Pajero sport  terletak pada: 
- Intake Manipold
- Egr 
- Throtle Body.

Carbon ini terbentuk akibat akumulasi dari kotor hasil pembakaran yg menggunakan bahan bakar yg berkualitas rendah atau pun  sudah melewati masa yg sangat lama , tingkat penguapan dari pelumasan dari oli dan dari kotoran yg tidak tersaring dari air filter 
Hal ini mengakibatkan tenaga mobil Pajero sport anda berkurang responnya, dan berasap Hitam pada saat idling.
Untuk service berkala setelah tercapai kilometer 50rb atau 5tahun pemakaian./ Lebih cepat sangat dianjurkan.
Silahkan menghubungi bengkel langganan Anda untuk penangan lebih lanjut.




Mandiri Autoservice 
Bengkel Gurah mesin carbon clean dan Purging diesel.
Jln Raya Pendidikan no 1 Mangunjaya tambun Selatan
Booking service 
WA 081287527188.

081287527188 Manfaat dari gurah mesin / Carbon Clean dan Injection Clean Purge bensin maupun diesel (Solar ) untuk mengurangi dampak dari Uji Emisi kendaraan / gas buang


Makna Uji Emisi Terhadap Mesin Kendaraan

Emisi gas yang dihasilkan oleh pembakaran kendaraan bermotor pada umumnya berdampak negatif terhadap lingkungan. Sehingga perlu diambil beberapa langkah untuk dapat mengendalikan gas buang yang dihasilkan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan pemeriksaan atau uji emisi berkala untuk mengetahui kandungan gas buang kendaraan yang berpotensi mencemari lingkungan. Pada negara-negara yang memiliki standar emisi gas buang kendaraan yang ketat, ada 5 unsur dalam gas buang kendaraan yang akan diukur yaitu senyawa HC, CO, CO2, O2 dan senyawa NOx. Sedangkan pada negara-negara yang standar emisinya tidak terlalu ketat, hanya mengukur 4 unsur dalam gas buang yaitu senyawa HC, CO, CO2 dan O2.

== Emisi Senyawa Hidrokarbon ==
Bensin adalah senyawa hidrokarbon, jadi setiap HC yang didapat di gas buang kendaraan menunjukkan adanya bensin yang tidak terbakar dan terbuang bersama sisa pembakaran. Apabila suatu senyawa hidrokarbon terbakar sempurna (bereaksi dengan oksigen) maka hasil reaksi pembakaran tersebut adalah karbondioksida (CO2) dan air(H¬2O). Walaupun rasio perbandingan antara udara dan bensin (AFR=Air-to-Fuel-Ratio) sudah tepat dan didukung oleh desain ruang bakar mesin saat ini yang sudah mendekati ideal, tetapi tetap saja sebagian dari bensin seolah-olah tetap dapat “bersembunyi” dari api saat terjadi proses pembakaran dan menyebabkan emisi HC pada ujung knalpot cukup tinggi.

Untuk mobil yang tidak dilengkapi dengan Catalytic Converter (CC), emisi HC yang dapat ditolerir adalah 500 ppm dan untuk mobil yang dilengkapi dengan CC, emisi HC yang dapat ditolerir adalah 50 ppm.
Emisi HC ini dapat ditekan dengan cara memberikan tambahan panas dan oksigen diluar ruang bakar untuk menuntaskan proses pembakaran. Proses injeksi oksigen tepat setelah exhaust port akan dapat menekan emisi HC secara drastis. Saat ini, beberapa mesin mobil sudah dilengkapi dengan electronic air injection reaction pump yang langsung bekerja saat cold-start untuk menurunkan emisi HC sesaat sebelum CC mencapai suhu kerja ideal.
Apabila emisi HC tinggi, menunjukkan ada 3 kemungkinan penyebabnya yaitu CC yang tidak berfungsi, AFR yang tidak tepat (terlalu kaya) atau bensin tidak terbakar dengan sempurna di ruang bakar. Apabila mobil dilengkapi dengan CC, maka harus dilakukan pengujian terlebih dahulu terhadap CC denganc ara mengukur perbedaan suhu antara inlet CC dan outletnya. Seharusnya suhu di outlet akan lebih tinggi minimal 10% daripada inletnya.
Apabila CC bekerja dengan normal tapi HC tetap tinggi, maka hal ini menunjukkan gejala bahwa AFR yang tidak tepat atau terjadi misfire. AFR yang terlalu kaya akan menyebabkan emisi HC menjadi tinggi. Ini bias disebabkan antara lain kebocoran fuel pressure regulator, setelan karburator tidak tepat, filter udara yang tersumbat, sensor temperature mesin yang tidak normal dan sebagainya yang dapat membuat AFR terlalu kaya. Injector yang kotor atau fuel pressure yang terlalu rendah dapat membuat butiran bensin menjadi terlalu besar untuk terbakar dengna sempurna dan ini juga akan membuat emisi HC menjadi tinggi. Apapun alasannya, AFR yang terlalu kaya juga akan membuat emisi CO menjadi tinggi dan bahkan menyebabkan outlet dari “Cylinder Cap” mengalami overheat, tetapi CO dan HC yang tinggi juga bisa disebabkan oleh rembasnya pelumas ke ruang bakar.
Apabila hanya HC yang tinggi, maka harus ditelusuri penyebab yang membuat ECU memerintahkan injector untuk menyemprotkan bensin hanya sedikit sehingga AFR terlalu kurus yang menyebabkan terjadinya intermittent misfire. Pada mobil yang masih menggunakan karburator, penyebab misfire antara lain adalah kabel busi yang tidak baik, timing pengapian yang terlalu mundur, kebocoran udara disekitar intake manifold atau mechanical problem yang menyebabkan angka kompresi mesin rendah.
Untuk mobil yang dilengkapi dengan sistem EFI, gejala misfire ini harus segera diatasi karena apabila didiamkan, ECU akan terus menerus berusaha membuat AFR menjadi kaya karena membaca bahwa masih ada oksigen yang tidak terbakar ini. Akibatnya “Cylinder Cap” akan mengalami overheat.

== Emisi Karbon Monoksida (CO) ==
Gas karbonmonoksida adalah gas yang relative tidak stabil dan cenderung bereaksi dengan unsur lain. Karbon monoksida, dapat diubah dengan mudah menjadi CO2 dengan bantuan sedikit oksigen dan panas. Saat mesin bekerja dengan AFR yang tepat, emisi CO pada ujung knalpot berkisar 0.5% sampai 1% untuk mesin yang dilengkapi dengan sistem injeksi atau sekitar 2.5% untuk mesin yang masih menggunakan karburator. Dengan bantuan air injection, maka CO dapat dibuat serendah mungkin mendekati 0%.
Apabila AFR sedikit saja lebih kaya dari angka idealnya (AFR ideal = lambda = 1.00) maka emisi CO akan naik secara drastis. Jadi tingginya angka CO menunjukkan bahwa AFR terlalu kaya dan ini bisa disebabkan antara lain karena masalah di fuel injection system seperti fuel pressure yang terlalu tinggi, sensor suhu mesin yang tidak normal, air filter yang kotor, PCV system yang tidak normal, karburator yang kotor atau setelannya yang tidak tepat.

== Emisi Karbon Dioksida (CO2) ==
Konsentrasi CO2 menunjukkan secara langsung status proses pembakaran di ruang bakar. Semakin tinggi maka semakin baik. Saat AFR berada di angka ideal, emisi CO2 berkisar antara 12% sampai 15%. Apabila AFR terlalu kurus atau terlalu kaya, maka emisi CO2 akan turun secara drastis. Apabila CO2 berada dibawah 12%, maka kita harus melihat emisi lainnya yang menunjukkan apakah AFR terlalu kaya atau terlalu kurus.
Perlu diingat bahwa sumber dari CO2 ini hanya ruang bakar. Apabila CO2 terlalu rendah tapi CO dan HC normal, menunjukkan adanya kebocoran exhaust pipe.

== Oksigen (O2) ==
Konsentrasi dari oksigen di gas buang kendaraan berbanding terbalik dengan konsentrasi CO2. Untuk mendapatkan proses pembakaran yang sempurna, maka kadar oksigen yang masuk ke ruang bakar harus mencukupi untuk setiap molekul hidrokarbon.
Dalam ruang bakar, campuran udara dan bensin dapat terbakar dengan sempurna apabila bentuk dari ruang bakar tersebut melengkung secara sempurna. Kondisi ini memungkinkan molekul bensin dan molekul udara dapat dengan mudah bertemu untuk bereaksi dengan sempurna pada proses pembakaran. Tapi sayangnya, ruang bakar tidak dapat sempurna melengkung dan halus sehingga memungkinkan molekul bensin seolah-olah bersembunyi dari molekul oksigen dan menyebabkan proses pembakaran tidak terjadi dengan sempurna.
Untuk mengurangi emisi HC, maka dibutuhkan sedikit tambahan udara atau oksigen untuk memastikan bahwa semua molekul bensin dapat “bertemu” dengan molekul oksigen untuk bereaksi dengan sempurna. Ini berarti AFR 14,7:1 (lambda = 1.00) sebenarnya merupakan kondisi yang sedikit kurus. Inilah yang menyebabkan oksigen dalam gas buang akan berkisar antara 0.5% sampai 1
Mesin tetap dapat bekerja dengan baik walaupun AFR terlalu kurus bahkan hingga AFR mencapai 16:1. Tapi dalam kondisi seperti ini akan timbul efek lain seperti mesin cenderung knocking, suhu mesin bertambah dan emisi senyawa NOx juga akan meningkat drastis.
Normalnya konsentrasi oksigen di gas buang adalah sekitar 1.2% atau lebih kecil bahkan mungkin 0%. Tapi kita harus berhati-hati apabila konsentrasi oksigen mencapai 0%. Ini menunjukkan bahwa semua oksigen dapat terpakai semua dalam proses pembakaran dan ini dapat berarti bahwa AFR cenderung kaya. Dalam kondisi demikian, rendahnya konsentrasi oksigen akan berbarengan dengan tingginya emisi CO. Apabila konsentrasi oksigen tinggi dapat berarti AFR terlalu kurus tapi juga dapat menunjukkan beberapa hal lain. Apabila dibarengi dengan tingginya CO dan HC bila oksigen terlalu tinggi dan lainnya rendah berarti ada kebocoran di exhaust sytem.

== Emisi senyawa NOx ==
Selain keempat gas diatas, emisi NOx tidak dipentingkan dalam melakukan diagnose terhadap mesin. Senyawa NOx adalah ikatan kimia antara unsur nitrogen dan oksigen. Dalam kondisi normal atmosphere, nitrogen adalah gas inert yang amat stabil yang tidak akan berikatan dengan unsur lain. Tetapi dalam kondisi suhu tinggi dan tekanan tinggi dalam ruang bakar, nitrogen akan memecah ikatannya dan berikatan dengan oksigen.
Senyawa NOx ini sangat tidak stabil dan bila terlepas ke udara bebas, akan berikatan dengan oksigen untuk membentuk NO2. Inilah yang amat berbahaya karena senyawa ini amat beracun dan bila terkena air akan membentuk asam nitrat.
Tingginya konsentrasi senyawa NOx disebabkan karena tingginya konsentrasi oksigen ditambah dengan tingginya suhu ruang bakar. Untuk menjaga agar konsentrasi NOx tidak tinggi maka diperlukan kontrol secara tepat terhadap AFR dan suhu ruang bakar harus dijaga agar tidak terlalu tinggi baik dengan EGR maupun long valve overlap. Normalnya NOx pada saat idle tidak melebihi 100 ppm. Apabila AFR terlalu kurus, timing pengapian yang terlalu tinggi atau sebab lainnya yang menyebabkan suhu ruang bakar meningkat, akan meningkatkan konsentrasi NOx dan ini tidak akan dapat diatasi oleh CC atau sistem EGR yang canggih sekalipun.
Tumpukan kerak karbon yang berada di ruang bakar juga akan meningkatkan kompresi mesin dan dapat menyebabkan timbulnya titik panas yang dapat meningkatkan kadar NOx. Mesin yang sering detonasi juga akan menyebabkan tingginya konsentrasi NOx.
== Catatan Singkat: ==
CO : Carbon Monoxida
CO2 : Carbon Dioxida
HC : Hydro Carbon
NOx : Nitrogen Oxida
O2 : Oxygen
CC : Catalytic Converter

Sumber dari https://rengkodriders.wordpress.com/2012/05/08/pengertian-uji-emisi-terhadap-mesin/







Hasil gambar untuk pengertian uji emisi



 Segera Lakukan Carbon Clean / Gurah mesin Mobil Anda
Informasi dapat mengklik tautan Berikut :http://mekanikmontirpanggilanbekasi.blogspot.co.id/2016/09/carbon-cleane-pembersihan-ruang-bakar.html




Bengkel Ganti oli mesin dan Tune up gurahmesin serta perawatan

 Mandiri Autoservice

Bengkel gurah mesin Carbon clean & Purging

📍Jl Raya Pendidikan Mangunjaya Tambun Bekasi.

WA 081287527188


Melayani : 

Ganti OLI MESIN

FILTER OLI

TUNE UP

GURAH MESIN

CARBON CLEANER

PURGING DIESEL

SERVICE BERKALA

DLL



















Bengkel Fortuner di Bekasi, melayani perawatan dan service berkala di Bekasi

Bengkel Fortuner diesel di Bekasi , 

Mandiri Autoservice dapat membantu perawatan mobil Fortuner diesel anda yang berada di wilayah Bekasi.

Mandiri Autoservice mengkhususkan untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin mobil Fortuner.

Melayani :

Ganti oli

Tune up 

Purging diesel 

Pengganti filter solar dan oli

Carbon clean dan Gurah mesin.

Perbaikan rem

Pengganti Timing belt 

Engine Scanner

Dll.


Bengkel Mandiri Autoservice 

Beralamat 

Jl Raya Pendidikan no 1 Mangunjaya tambun Selatan Bekasi.

No Hp/ wa  081287527188.
















Gurah mesin Carbon cleaner mobil, efisien dan efektif

Mandiri Autoservice 
Bengkel gurah mesin carbon clean dan purging diesel 
Wa 081287527188


Dalam istilah sederhana, Carbon cleaner atau Gurah mesin yaitu menghilangkan endapan karbon dari mesin, menggunakan metode kimia. Kimia yang kami gunakan berbasis Air ( Water Base ) sehingga aman untuk komponen bagian dari mesin. 




Prosedur pembersihan endapan karbon secara mekanis memerlukan pengangkatan kepala silinder dan kemudian, secara fisik membuang endapan karbon dari atas piston, ruang pembakaran dan komponen lainnya (misal katup) istilah yang umum di sebut Engine semi over houl. Hal tersebut membutuhkan waktu dan biaya yang relatif besar/ mahal.




Menambahkan bahan kimia fuel system cleaner ke dalam pasokan bahan bakar konvensional (bensin / diesel) tampaknya melarutkan dan menghilangkan setidaknya sebagian dari deposit karbon yang terbentuk di berbagai bagian mesin, seperti sistem injeksi bahan bakar, bagian atas piston & cincin piston, ruang bakar, katup, manifold , Katup EGR, Karbon kemudian dikeluarkan melalui knalpot. 

"Pembersih carbon yang terbentuk" pada bagian dalam engine dilakukan dengan metode GURAH MESIN sangatlah mudah dan murah, di mana cairan pembersih di masukan ke dalam ruang bakar pada mesin panas hanya memerlukan waktu 1Jam saja. Cairan tersebut akan mencairkan carbon yang terbentuk yang menempel di kepala piston dengan demikian  terlepaslah karbon yang mengendap  & mengeluarkannya dengan cara di vacum menggunakan alat khusus . Cairan tersebut akan menjadi cairan carbon yang sangat pekat ,dengan berulang kali proses akan menghasilkan ruang bakar menjadi bersih.





Mengapa Gurah mesin ?

Sebagian besar penjelasan tentang perlunya Gurah mesin sehingga tidak heran customer datang untuk membersihkan mesin dengan merode  gurah mesin karena  Manfaatnya dikatakan sebagai berikut:
  • "Membersihkan Carbon" dari bagian dalam mesin dari dalam, tanpa membongkar / membukanya.
  • Pembersihan carbon seluruh sistem bahan bakar, termasuk sensor O2 dan catalytic converter.
  • Mengembalikan / meningkatkan efisiensi bahan bakar.
  • Memaksimalkan kinerja kendaraan.
  • Mengurangi emisi berbahaya.
  • Mengurangi kebisingan & getaran mesin.
  • Memperbaiki masalah driveability - Mempermudah engine pada saat penyalaan awal & menjadi halus getaran nya

Alasan Gurah mesin :

  • Alasan pertama & utama bisa: Mengapa memperbaiki sesuatu yang tidak rusak? Ada banyak sekali contoh mobil yang berjalan dengan sangat baik melebihi 100.000 km TANPA carbon clean. Jadwal Perawatan sesuai waktunya sempurna adalah kuncinya.
  • Apakah mesin Anda benar - benar perlu Carbon clean? Gejala-gejala endapan karbon yang berat termasuk pra-penyalaan (Ngeltik, ketukan ) dan peningkatan tekanan kompresi silinder (di atas nilai yang disarankan).
  • Mesin modern & teknologi yang lebih baru berarti bahwa bahan bakar dibakar di dalam mesin di lengkapi IC  dan efisien daripada sebelumnya. Pembakaran total = tidak ada cadangan karbon terbentuk.
  • GUrah mesin  dapat meningkatkan kinerja sementara, tetapi itu tidak akan membahas alasan dari endapan tersebut - biasanya bahan bakar berlebih ( Boros ) . Anda harus memperbaiki pengaturan pompa injektor / bahan bakar untuk mencegah endapan karbon di tempatnya. Sehingga gurah mesin dilakukan secara berkala.
  •  yang ditambahkan langsung ke tangki memiliki peran dalam membersihkan simpanan karbon (juga membantu menghindari penumpukan karbon). Ini jauh lebih murah daripada membongkar mesin mobil anda.

Kami dapat membantu anda untuk melakukan Gurah mesin mobil ada . Hubungi di WA 081287527188 untuk Area Bekasi layanan home service.
Informasi dan estimasi harga dapat di klik langsung Cs kami Info dan estimasi harga

Service Perawatan Mobil Injection, Tune up carbon clean, Gurah mesin untuk semua.merk mobil


Mandiri Autoservice 
Bengkel gurah mesin carbon clean dan purging diesel 
Wa 081287527188

Perawaran berkala untuk mobil umumnya Ganti oli mesin, oli filter,oli transmisi dan oli gardan.
Untuk merawat mesin dapat di lakukan dengan men Tune up kondisi mesin, berupa pembersihan Carbon di dalam ruang bakar, Injector cleaner, Saringan Bensin, saringan udara dan pengecekan V-Belt dan kondisi fluida lain nya.


CARBON CARBON Atau biasa nya di sebut Gurahmesin sangat lah efektif untuk mobil keluaran terbaru.

Mobil terasa kurang bertenaga, ngelitik, boros bensin dan emisinya kurang bagus meski rajin tune up?  Mungkin mulai banyak tumpukan kerak di ruang bakar.
Kerak karbon yang mengendap secara berlebihan dalam saluran bakar dapat menurunkan performa mesin. Itu akan sangat terasa, seperti tarikan kurang joss, akselerasi mesin tidak spontan, dan konsumsi bahan bakar mobil jadi lebih boros. Atau mobil terasa deredet-deredet saat gigi rendah dan putaran mesin belum tinggi.
Karena tumpukan kerak ini, campuran bahan bakar dan udara jadi kurang homogen. Pun demikian dengan rasio kompresi yang naik, mesin jadi gampang ngelitik.
Salah satu cara praktis mengembalikan performa mesin adalah dengan melakukan pembersihan karbon di ruang bakar,dengan menggunakan cairan khusus yang dimasukkan melalui lubang busi atau biasa yang sudah dikenal banyak kalangan dengan pekerjaan carbon clean.

Membersih/merontokan kerak/deposit dari sisa2 pembakaran diruang bakar
berfungsi :

-Meningkatkan efisiensi bahan bakar
-Menghilangkan knocking/mesin ngelitik
-Mengurangi polusi emisi gas buang
-Mengembalikan performa mesin menjadi lebih responsif/bertenaga.

Biaya Carbon Clean untuk mobil std (4 Cylinder)= Rp. 400.000,- 

Proses Cepat tanpa turun mesin

Carbon clean hanya sebatas pada perawatan mesin saja, baik yang berbahan bakar bensin ataupun diesel. Bukan memperbaiki komponen mesin yang rusak. Proses kerjanya menggunakan alat bernama engine processing unit dan detergent berupa cairan bahan kimia. 






Dengan bantuan alat ini, cairan kimia tersebut dimasukkan ke dalam ruang bakar lewat lubang busi. Mesin bagusnya dalam kondisi panas, biar proses pelarutan kerak lebih sempurna. Setelah disemprotkan ke dalam semua lubang busi. 




Larutan dibiarkan sekitar 15 menit. 


Setelah itu cairan disedot oleh mesin. Terlihat cairan hitam keluar di tabung pembuangan.



Sebaiknya Carbon Clean dilakukan tiap 20.000 km dan sebaiknya bareng dengan service injector.dengan Harga terpisah yaitu Rp 150 rb /botol.
Untuk area Bekasi Layanan Home service 081287517188.